Inspirasi olahan daging, makanan untuk perayaan imlek
Makanan untuk perayaan imlek memang penting, karena Imlek adalah momen berkumpul dengan api panas dan daging lezat di meja bersama keluarga. Steaky Steve percaya rasa kuat lahir dari teknik, waktu, dan kontrol api. Di sinilah siobak tampil sebagai makanan untuk perayaan imlek penuh karakter. Bukan sekadar hidangan, tapi pembuka tahun baru dengan rasa berani.
Meja Imlek bagi kami, menuntut daging yang bicara tanpa kompromi. Potongan tepat, panas terkunci, dan rasa maju tanpa ragu. Char siu hadir sebagai makanan untuk perayaan imlek manis, legit, mengilap. Karena perayaan besar selalu dimulai dari daging yang dimasak serius.
Baca juga:
5 Olahan Daging Nusantara yang Wajib Kamu Coba
Olahan Daging Klasik yang Populer sebagai Makanan untuk Perayaan Imlek

Olahan daging klasik selalu menjadi pusat perhatian di meja Imlek karena sarat makna dan rasa. Hidangan ini diwariskan lintas generasi dengan teknik sederhana namun presisi. Sebagai makanan untuk perayaan Imlek, setiap potongan daging merepresentasikan harapan akan kemakmuran. Karena itu, daging dimasak serius tanpa kompromi rasa.
Siobak dan Char Siu: Ikon Perayaan
Siobak dikenal dengan kulit renyah dan daging juicy yang menggoda selera. Hidangan ini melambangkan kelimpahan rezeki dan keberanian memulai tahun baru. Char siu hadir dengan rasa manis legit dan tampilan mengilap. Keduanya menjadi makanan untuk perayaan Imlek yang hampir selalu ada di meja keluarga.
Hong shao rou: Olahan Klasik Sarat Makna
Hong shao rou menawarkan tekstur lembut dengan warna merah khas simbol kebahagiaan. Ayam rebus utuh disajikan sebagai lambang keutuhan dan kebersamaan keluarga. Bebek panggang melambangkan kesetiaan serta kemakmuran berkelanjutan. Menu ini memperkuat makna tradisi dalam perayaan Imlek.
Sapi Lada Hitam: Sentuhan Kuat untuk Tahun Baru
Sapi lada hitam memberi rasa tegas dan hangat sebagai simbol kekuatan menyambut tahun baru. Hidangan ini menjadi pilihan modern tanpa meninggalkan makna. Sebagai makanan untuk perayaan Imlek, rasa yang berani mencerminkan harapan hidup yang lebih mantap. Semua dimulai dari teknik dan kontrol api yang tepat.
6 Resep dan Teknik Memasak Makanan untuk Perayaan Imlek

Memasak makanan untuk perayaan Imlek bukan soal banyak bumbu, tapi soal teknik yang tepat. Setiap olahan daging klasik menuntut kontrol panas, waktu, dan potongan yang presisi. Inilah dasar rasa kuat yang membuat hidangan bertahan dari generasi ke generasi. Daging dimasak dengan tujuan, bukan sekadar sampai matang.
-
Siobak (Babi Panggang Renyah)

Ilustrasi oleh Chat GPT
Kulit kering adalah kunci utama siobak yang sukses. Daging dipanggang dengan panas tinggi agar kulit meletup dan daging tetap juicy sebagai makanan untuk perayaan Imlek yang ikonik.
Alat: Oven atau grill tertutup
Suhu: 220–240°C
Teknik: Roasting suhu tinggi, posisi kulit menghadap panas langsung
Bahan utama:
- Pork belly utuh
- Garam kasar
- Cuka beras
- Bawang putih
Resep singkat:
Gosok daging dengan bawang putih dan garam, keringkan kulit semalaman di kulkas. Tusuk kulit, oles cuka, taburi garam. Panggang hingga kulit meletup dan renyah.
2. Char Siu (Babi Panggang Madu)

Char siu mengandalkan marinasi manis-gurih yang meresap hingga serat daging. Proses panggang bertahap menghasilkan glaze mengilap tanpa rasa gosong.
Alat: Oven, grill, atau pan grill
Suhu: 180–200°C
Teknik: Panggang bertahap sambil dioles glaze
Bahan utama:
- Daging babi (leher/has luar)
- Kecap manis
- Saus hoisin
- Madu
- Bawang putih
- Angkak atau pewarna merah alami
Resep singkat:
Marinasi daging minimal 6 jam. Panggang sambil dioles sisa marinasi hingga mengilap dan matang merata. Istirahatkan sebelum dipotong.
3. Hong Shao Rou (Babi Kecap Merah)

Tekstur lembut dan warna merah mengilap lahir dari proses braising perlahan. Menu ini menonjolkan keseimbangan rasa sebagai makanan untuk perayaan Imlek yang penuh makna.
Alat: Panci besi atau heavy pot
Suhu: Api kecil ±90–95°C
Teknik: Braising lambat dengan tutup panci
Bahan utama:
- Pork belly potong besar
- Kecap asin & kecap manis
- Gula batu
- Jahe
- Bawang putih
- Bunga lawang
Resep singkat:
Blansir daging, tumis gula hingga karamel. Masukkan daging dan bumbu, tambahkan air. Masak perlahan sampai empuk dan saus mengilap.
4. Ayam Rebus Utuh

Ayam dimasak utuh untuk menjaga makna keutuhan keluarga. Teknik rebus suhu stabil membuat daging matang merata tanpa kehilangan kelembapan.
Alat: Panci besar
Suhu: Air panas ±85–90°C (tidak mendidih)
Teknik: Gentle poaching, tanpa api besar
Bahan utama:
- Ayam utuh
- Jahe
- Daun bawang
- Garam
Resep singkat:
Rebus ayam dalam air panas tidak mendidih. Matikan api, tutup panci, masak dengan panas sisa hingga matang. Rendam air es agar kulit kencang.
5. Bebek Panggang

Bebek membutuhkan kulit kering agar hasil akhir renyah. Panggang panas tinggi menghasilkan tekstur kontras yang kuat di meja perayaan.
Alat: Oven atau grill
Suhu: 200–220°C
Teknik: Roasting panas tinggi, tiriskan lemak selama proses
Bahan utama:
- Bebek utuh
- Garam
- Five spice powder
- Madu
- Cuka
Resep singkat:
Keringkan kulit bebek, gosok bumbu ke daging. Oles madu dan cuka di kulit. Panggang hingga kulit renyah dan lemak keluar sempurna.
6. Sapi Lada Hitam

Menu cepat dengan rasa tegas dan hangat. Daging dimasak singkat agar jus tetap terkunci, cocok sebagai makanan untuk perayaan Imlek versi modern.
Alat: Wok atau pan besi
Suhu: Pan sangat panas ±230–250°C
Teknik: Stir-fry cepat, api besar
Bahan utama:
- Daging sapi has
- Lada hitam tumbuk
- Bawang putih
- Bawang bombay
- Saus tiram
- Kecap asin
Resep singkat:
Panaskan wok hingga sangat panas. Tumis bawang, masukkan daging, bumbui cepat. Masak singkat agar daging tetap juicy.
Bagikan kreasi masakan makanan untuk perayaan imlek milikmu!

Perayaan Imlek selalu lebih bermakna saat dibagikan bersama. Setelah dapur panas dan hidangan tersaji, jangan ragu mengabadikan kreasi masakan Imlek versimu. Upload momen terbaikmu dan biarkan ceritanya hidup di media sosial. Gunakan sociosight.co agar penjadwalan konten jadi lebih mudah, rapi, dan konsisten sepanjang perayaan.